Aku Malu Pada Mereka...

Saya mempunyai tetangga 3 orang, yang membuat saya malu kepada ketiga orang tersebut.Orang yang pertama adalah Pak Kadir dia rajin sholat jamaah kemasjid mesti kondisi badanya sedang sakit terkena stroke, jalannya tertatih tatih untuk memenhuhi panggialn Allah dari Masjid ,jarak rumah beliau dengan masjid +/- 100 m, tetapi ketika adzan berkumandang dari masjid beliau mendatanginya walaupun dengan tertatih tatih. Pernah suatu ketika lama tidak terlihat berjamaah dimasjid dan ternyata beliau lagi sakit dan akhirnya Allah swt memanggilnya. Innalillahi wa inna ilaihi Rajiun

Tetangga saya yang kedua adalah pak Efendi kondisinya sama dengan pak kadir, mungkin lebih parah karena beliau kalau berjalan menggunakan tongkat, jarak rumah beliau dengan masjid +/- 50 m, dan ketika ada adzan berkumandang dari masjid beliau mendatanginya dengan tertatih tatih untuk melaksanakan sholat berjamah. Dan lebaran kemarin ketika lagi berobat dan berkunjung ke rumah anaknya di depok, beliau di panggil oleh Allah swt. Innalillahi wa inna ilahi Rajiun.

Tetangga saya yang berikutnya adalah Pak Darto, beliau karena usianya yang telah lanjut terkena katarak dan karena terlambat untuk berobat akhirnya beliau tidak dapat melihat, tetai semangat beliau untuk memenuhi panggilan Allah (Adzan) patut di jadikan teladan, jadi teringat sahabat Rasulullah yang buta yaitu Ummi Maktum, yang bertanya kepada Rasulullah mengenai wajibnya dia hadir ketika mendengar panggilan Allah (adzan) dan Rasulullah menjawab : "Apakah Engkau mendengar panggilan adzan tersebut ya Ummi Maktum." Benar ya Rasulullah saya mendengar. " Kalau begitu engkau wajib mendatangi panggilan tersebut."

Kisah ketiga orang ini menjadi inspirasi atau semangat saya untuk mendatangi panggilan Adzan tersebut. Apakah menunggu seperti mereka baru kita kemasjid atau saat ini di saat kondisi badan kita masih sehat wal afiat.

Seringkali kita kalau di panggil atasan untuk rapat ataupun yang lainnya kita buru-buru memenuhi panggilan tersebut, tetapi ketika Allah memanggil lewat adzan kita seringkali berkata "ah nanti dulu, kan baru adzan waktu masih banyak, akhirnya kitapun melaksanakan sholat di akhir waktu atau jangan-jangan karena kesibukan kita akhirnya kita jadi melalikan sholat, naudzubillahi minzdalik.

oleh : Abu Faiz
http://roburrizal.blogspot.com
telegram