Nusantara itu Harus Tunduk ke Islam Bukan Islam Tunduk ke Nusantara !!

Saat ini umat Islam sedang menghadapi masa harbu mustholahat atau perang istilah untuk mengelabui kebenaran Islam, salah satunya istilah Islam nusantara yang saat ini muncul. Demikian dijelaskan KH. Didin Hafidhuddin seperti dikutip dari Suara Islam Online, Ahad (28/6/2015).
 
"Menurut saya ini seolah-olah Islam itu harus tunduk ke nusantara, bukan nusantara yang harus tunduk sama Islam. Ini membahayakan sekali. Kalau Islam ya Islam saja, Islam itu di atas nusantara," kata Kyai Didin.
 
Dijelaskannya, pemikiran seperti Islam Nusantara malah akan menjustifikasi terhadap nilai-nilai sinkretisme, mencampur adukkan antara nilai Islam dengan tradisi.
 
"Menurut para ulama tradisi itu dibagi dua, ada yang sejalan dengan syariat dan ada yang tidak. Misalnya halal bihalal itukan sejalan dengan silaturahim itu bagus dan sah-sah saja, tetapi kalau yang tidak sejalan itu misalnya menyatakan kepercayaan terhadap animisme yang menjadi budaya bangsa, itu tidak boleh," jelasnya.
 
Oleh karena itu, ia berharap istilah-istilah tersebut harus dihentikan karena akan membuat varian-varian dalam masyarakat semakin luas.
(sumber: www.suara-islam.com)
telegram