Agar Anak Terhindar Perilaku Homoseksual, Ini Yang Perlu Dilakukan Oleh Orang Tua

Isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan transgender) makin mewabah, jika kita tak berhati-hati maka putra-putri kita juga dapat terkena imbas dari perilaku menyimpang homoseksual ini.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindarkan anak dari perilaku homoseksual:
1.Perkuat identitasnya sebagai anak laki-laki atau perempuan!
“Dari Ibnu Abbas ra berkata: “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang berlagak wanita, dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. Dalam riwayat yang lain: “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang meniru wanita dan wanita yang meniru laki-laki“. (HR. Bukhari)
Berilah mainan dan pakaian yang sesuai dengan identitas laki-laki atau perempuannya. 
2.Hormati aurat anak dengan tidak memperlihatkannya di depan umum!
Meskipun masih kecil, ajari anak untuk menghormati auratnya terutama alat kelaminnya, dengan tidak membuka bajunya di depan umum atau depan orang lain.
Masih bayi sekalipun, orangtua bisa meminta izin terlebih dahulu sebelum membuka popok anak dan membersihkan daerah kemaluannya, ajak anak bicara, misalnya, "Mohon maaf ya sayang, Bunda harus buka popoknya untuk membersihkan daerah rahasia kamu, Bunda minta izin yaa, daerah ini tidak boleh ada yang lihat dan pegang-pegang tanpa sepengetahuan Bunda ya!"
Anak harus diberi pengertian bahwa daerah sekitar kemaluan merupakan daerah rahasia yang tidak boleh dipertunjukkannya pada orang sembarangan, bahkan orang yang dikenal sekalipun tidak boleh meraba-raba atau menyentuh dan melihatnya. 
”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki, jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki dalam satu selimut, begitu juga janganlah perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut” (HR. Muslim).
Dampaknya, anak akan mengerti rasa malu dan paham bahwa aurat harus dijaga dengan baik.
3.Pisahkan tempat tidur anak di usia 10 tahun
"Perintahkan anak-anak kalian shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka jika meninggalkannya pada usia 10 tahun dan pisahkan di antara mereka tempat tidurnya." (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dihasankan oleh An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin dan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud)
4.Ceritakan kisah kaum Nabi Luth pada anak
Jangan menganggap tabu obrolan seputar homoseks, salah satunya bisa dengan menceritakan kisah nabi Luth yang kaumnya merupakan pelaku homoseksual dan mendapat adzab Allah.
Biarkan anak mengetahui bahwa perilaku menyimpang seperti pernikahan sesama jenis, menyukai sesama jenis adalah perbuatan yang akan mendapat adzab Allah di dunia dan akhirat.
Demikianlah beberapa tips mudah yang bisa kita praktekkan untuk putra-putri di rumah, semoga Allah menghindari keluarga kita dari perbuatan menyimpang yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth.
(majalah-umi)
telegram