MasyaAllah, Mantan Rampok Dan Korbannya Dipertemukan Allah Di Depan Ka'bah

 Seorang mantan perampok dengan salah satu korbannya bertemu saat sama-sama melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah.

Pengalaman yang diambil dari kisah nyata ini terjadi beberapa tahun lalu. Sebuah kejadian yang sangat berkesan, karena di tempat yang paling sakral bagi umat islam sedunia, 2 orang yang masih ada hubungan karena hak adami dipertemukan di masjidil haram Makkah untuk saling memaafkan.
Saat itulah ia bertukar cerita dengan sejumlah teman sesama jamaah haji yang juga dari Indonesia.


Orang tersebut mengaku kalau ia sudah melaksanakan ibadah haji selama tiga atau empat kali, tapi masih gelisah akan dosanya yang dikhawatirkan tidak akan dimaafkan oleh Allah SWT. Lantaran dulu ia seorang mantan perampok truk tronton di jalan.


Sempat juga diceritakan bagaimana kejamnya ia dahulu, dalam memperlakukan orang yang hendak ia rampok. ia tak segan-segan melukai calon korbannya dengan menggunakan senjata tajam. Namun, jamaah tersebut menuturkan kalau ia sangat menyesal atas apa yang telah ia perbuat di masa lalu, dan juga ingin sekali bertaubat.


Tanpa diduga, seorang jamaah haji yang juga berasal dari Indonesia, ternyata datang dengan menyebutkan nama dari mantan perampok tadi. Ia menerangkan kalau ia adalah salah satu supir dari truk yang dulu sempat dirampok dan diikat olehnya.


Pria itu bercerita setelah ia mengalami perampokan, ia dipecat oleh perusahaannya karena kejadian tersebut. Akhirnya sang mantan rampok dengan mantan korbannya itu saling berpelukan di depan ka'bah dan meminta maaf satu sama lain.


Air mata bercucuran dari kedua orang tersebut yang tidak menyangka akan dipertemukan di depan Ka'bah.


Ia menegaskan kalau bukan karena Allah SWT, tentu saja sang mantan perampok dan mantan supir yang menjadi korban tersebut tidak akan terjadi.



“Kejadian tersebut terjadi pada saat ia tadarrus di depan ka'bah. Dikarenakan cuaca yang sangat panas, kami memutuskan untuk menuju ke bangunan masjidil haram yang beratap agar panas sinar matahari tidak langsung menusuk kulit” ujar salah satu jamaah haji yang tak ingin disebut namanya.

Subhanallah, benar-benar ini kejadian yang tak bisa dilupakan oleh kedua orang tersebut dan hanya Allah lah  yang Maha Mengatur atas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. (kabarmakkah)
telegram