HEBOH ! Soal Beda Harga di Rak dan Kasir, Akhirnya Indoma*t Dilaporkan ke Polisi

Salah satu gerai Indomaret di Jalan Salak Raya Kota Bengkulu dilaporkan ke polisi oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Pusat Kajian Anti Korupsi. Alasannya, mereka menjual barang dengan harga tak sama antara yang tercantum di rak serta di kasir.

Kami telah melapor ke Polres Bengkulu dengan nomor laporan dari kepolisian LP.B.1/311-B/1/2016/Res BKL. Selasa (9/2/2016), laporan resmi kita hinggakan, ucap Direktur Puskaki, Melyansori, Rabu (10/2/2016).

Melyansori mengisahkan, awalnya ia memperoleh info di media sosial bahwa Indomaret kerap menjual barang dengan harga tak sama antara di rak serta kasir. Puskaki kemudian meperbuat investigasi.

Terbukti tersedia beberapa harga yang tak sama antara harga rak serta kasir, selisih berkisar Rp 200 per item, kata dia. Adapun barang yang mempunyai selisih harga di rak serta kasir itu meliputi air mineral, susu, minuman kemasan, snack, serta beberapa produk lainnya.

Indomaret diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen. Atas laporan ini, Kapolresta Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta mengaku bakal menindaklanjuti laporan tersebut. Laporannya baru masuk serta sedang dipelajari, kata Kapolres.

PT Indomarco Prismatama, pemegang merek ritel Indomaret, menanggapi laporan perbedaan harga antara rak serta kasir yang dianggap memenyesalkan konsumen. Menurut perusahaan, faktor ini adalah 'human error' karyawan di gerai tersebut, yang telat meperbuat perubahan label harga.Kami telah menerima laporan tersebut serta kita bakal tindak lanjuti. Kita bakal ikuti prosedur hukum di kepolisian tetapi berupaya menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan," kata Wiwiek Yusuf, Direktur Pemasaran Indomarco. Lebih lanjut Wiwiek berkata, kesalahan label harga di rak serta di kasir bisa terjadi di semua gerai ritel.

Untuk menanggulangi faktor tersebut, Indomaret bakal menggalakkan Standar Operasional Prosedure (SOP) sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen. SOP tersebut yakni, apabila ada beda harga di rak serta kasir, maka kita bakal gunakan harga terendah untuk konsumen, baik di rak alias di kasir, tegas Wiwiek. Wiwiek berjanji pihaknya bakal melaksanakan training ulang karyawan terkait tata tutorial pemberian label harga serta SOP. Sehingga, kejadian semacam di Bengkulu tak terulang lagi.

Terbukti ada sejumlah permasalahan serupa di beberapa gerai kami, tapi kecil jumlahnya dari total 100 juta transaksi per hari di semua gerai kami," tambah dia. Sekarang Indomaret mempunyai 12.300 gerai di beberapa tempat.

Menurut Wiwiek, laporan ini adalah laporan yang penting bagi perusahaannya untuk menambah kinerja serta layanan ke masyarakat.

"Mudah-mudahan permasalahan ini bisa diberakhirkan dengan cara kekeluargaan apabila kita bisa membahas SOP kami. Mudah-mudahan mereka (LSM Puskaki) tak meneruskan laporan tersebut," pungkas Wiwiek.

Sebelumnya, LSM Puskaki mengabarkan salah satu gerai Indomaret di Jalan Salak Raya Kota Bengkulu ke polisi, sebab menjual barang dengan harga tak sama antara yang tercantum di rak serta di kasir.

Dari hasil investigasi LSM Puskaki, sejumlah barang mempunyai selisih harga di rak serta kasir. Antara lain, air mineral, susu, minuman kemasan, snack, serta beberapa produk lainnya.

Direktur Puskaki, Melyansori, menduga Indomaret telah melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen. Terbukti tersedia beberapa harga yang tak sama antara harga rak serta kasir, selisih berkisar Rp 200 per item, kata dia.

Semoga berguna, bagaimana dengan indomaret ataupun alfamart di daerah kamu ? Bahkan di jogja daerah tempat saya tinggal beda harga di kasir serta dirak bisa hingga 3000-5000. Sungguh mengerikan, ini kesengajaan alias kelalaian manusia ?

telegram