Lelaki Muslim Wajib Baca! Inilah Kekurangan Shalat Jumat yang Perlu Diperbaiki

Shalat Jumat adalah ibadah harus bagi umat Islam, terutama kaum lelaki yang dilaksanakan dengan cara berjamaah.
Meninggalkan shalat Jumat adalah dosa besar. Kemudian ada ancaman bagi kaum laiki laki yang meninggalkan alias meremehkan shalat Jumat selagi tiga kali berturut-turut, bakal ditutup hatinya yang dapat menyebabkan terkendala masuknya anugerah serta rahmat.

Seruan mengenai ibadah shalat Jumat juga telah tertuang dalam kitab suci Al-Qur'an. Sebagaimana firman Allah SWT:
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah serta tinggalkanlah jual beli, serta itu lebih baik bagi kalian apabila kalian mengenal". (QS. Al Jumu'ah ayat 9).
Dalam melaksanakan shalat Jumat pun ada berbagai sunnah yang dianjurkan, tetapi seiring perkembangan zaman sunnah ini acap kali dilupakan lelaki muslim.
Dikutip dari portal Bersamadakwah.net, ada berbagai fenomena di masyarakat terkait kesalahan alias ketidak lebihan sebagian masyarakat kami dalam shalat Jumat yang butuh diperbaiki. Berikut ulasannya:
1. Telat ke Masjid
Sebagian masyarakat kami mengerjakan shalat Jumat, tetapi telat datang ke masjid.
Tidak sedikit yang tiba di masjid seusai khatib naik mimbar. Padahal Allah SWT memerintahkan supaya umat Islam bersegera ke masjid pada hari Jumat sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Jumu’ah ayat 9.
Rasulullah SAW membahas dalam haditsnya bahwa ketika khatib Jumat telah naik mimbar, malaikat yang mencatat jamaah shalat Jumat serta menuliskan keutamaan bagi mereka, menutup kitabnya saat khatib telah naik mimbar demi mendengarkan khutbah Jumat.
2. Tidak Mandi Jumat
Mandi Jumat adalah salah satu sunnah sebelum menunaikan shalat Jumat.Fenomena yang terjadi, tidak sedikit yang meninggalkan sunnah ini. Sebagian sebab argumen bekerja jadi tidak pernah mandi.
Padahal, dapat disiasati setidaknya dengan mandi sebelum pergi kerja. Pasti bukan mandi biasa melainkan mandi besar dengan niat sunnah hari Jumat.
3. Tidak Menggunakan Minyak Wangi
Melaksanakan shalat Jumat tanpa menggunakan minyak wangi juga fenomena umum di kalangan masyarakat kita.Meskipun tidak berdosa, tetapi tidak lebih utama. Sebab ini kesunahannya; menggunakan minyak wangi.
Yang lebih parah, telah tidak mandi, tidak pakai minyak wangi, aroma keringat serta tidak sedap pula. Mengganggu jamaah lainnya, bukan?
4. Tidak Mengambil Shaf Terdepan
Entah mengapa, tidak sedikit orang menghindari posisi depan. Di saat ada pertemuan alias taklim, masyarakat tidak sedikit memilih di belakang.Shalat Jumat juga demikian. Meskipun shaf terdepan tetap ada yang kosong, sebagian orang memilih di shaf belakang. Bahkan ada juga yang begitu datang langsung memilih posisi di teras.
5. Tidak Membaca Doa Masuk Masjid
Tidak sedikit orang yang asal masuk masjid, tanpa berdoa.Apalagi yang terbukti datangnya telat, ia buru-buru jadi tidak sedikit akhlak masuk masjid yang terabaikan.
Padahal salah satu sunnah Nabi adalah membaca doa ketika memasuki masjid.
6. Tidak Shalat Sunnah Tahiyat Masjid
Salah satu sunnah masuk masjid adalah shalat tahiyatul masjid dua raka’at sebelum duduk.Meskipun sunnah, Rasulullah SAW memerintahkan seseorang yang datang telat shalat Jumat untuk shalat terlebih dahulu.
Meskipun mendengarkan khutbah hukumnya harus, nyatanya shalat sunnah ini diprioritaskan Rasulullah sebelum orang itu duduk.
7. Tidur saat Khutbah
Fenomena ini tidak sedikit terjadi di kalangan masyarakat kita. Hampir merata di masjid-masjid.Bukannya khusyu’ mendengarkan khutbah, sebagian jamaah justru tidur alias tertidur saat khatib berkhutbah.Alhasil, ia kehilangan esensi shalat Jumat
8. Tidak Berdoa Antara Dua Khutbah
Ketika khatib duduk di antara dua khutbah, waktu itu adalah waktu mustajab untuk berdoa.Sayangnya, tidak sedikit orang melewatkannya begitu saja.Fenomena ini juga terkait dengan fenomena sebelumnya, sebab tidur, tidak mungkinlah ia berdoa.
9. Khutbah Terlalu Lama
Apabila delapan fenomena sebelumnya tidak sedikit dialami jamaah, fenomena kesembilan ini butuh menjadi perhatian para khatib.Sebagian khatib khutbahnya terlalu lama. Sebab terlalu lama, jamaah yang mengantuk memperoleh peluang tidak sedikit untuk tidur.
Rasulullah SAW mencontohkan, khutbah beliau pendek serta shalatnya agak lama.Khutbah beliau juga lantang semacam komandan perang memberbagi aba-aba pada pasukan.
10. Salam Langsung Pulang
Telah datangnya telat, pulangnya paling cepat.Fenomena itu tetap ada, meskipun tidak tidak sedikit. Begitu salam langsung pulang. Tanpa berdoa, tanpa shalat sunnah. Di rumah pun, juga tidak shalat sunnah.
Semoga 10 fenomena tersebut dapat kami perbaiki bersama. Apabila pada Jumat ini tetap kami alami, semoga di Jumat-Jumat berikutnya dapat kami hindari. semoga berguna.. SILAHKAN SHARE

BACA JUGA YAH : Disalib dan Disiksa, Tuhan Seperti Tak Punya Kuasa! Akhirnya Mantan Direktur NATO Ini Masuk Islam
telegram