Jeruk Nipis, Buah Asam dengan Sederet Manfaat

Jeruk nipis cenderung kalah pamor dibandingkan dengan saudaranya sendiri, yakni jeruk lemon. Tapi jangan salah, manfaat jeruk nipis juga tak kalah dari jeruk lemon!


Mungkin di antara kita jarang yang mengonsumsi jeruk nipis secara langsung. Jeruk nipis cenderung kalah pamor dibandingkan dengan saudaranya sendiri, yakni jeruk lemon.
Di Indonesia, jeruk nipis lebih banyak digunakan sebagai salah satu penyedap masakan. Jeruk nipis tumbuh di iklim tropis dan biasanya lebih kecil, serta tidak terlalu asam dibandingkan dengan jeruk lemon.
Apa sebenarnya manfaat jeruk nipis bagi kesehatan kita?
Kandungan Gizi pada Jeruk Nipis

Dalam 1 jeruk nipis, terdapat kandungan vitamin C sebanyak 22%. Dalam 1 sendok teh ekstrak jeruk nipis (kurang lebih 1 gram), menyimpan 1 kalori dan 4% vitamin C yang sangat baik bagi tubuh.
Jeruk nipis kaya akan vitamin C dan mempunyai komponen antibakteri dan antijamur. Pada suatu penelitian disebutkan bahwa konsumsi buah-buahan (termasuk di antaranya jeruk nipis) dan sayur-sayuran berhubungan dengan penurunan risiko terkenanya berbagai penyakit.
Manfaat Jeruk Nipis bagi Kesehatan
Banyak riset menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi jeruk nipis dapat menurunkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kematian. Selain itu, jeruk nipis dapat memperbaiki kualitas rambut, meningkatkan energi, serta membantu menurunkan berat badan. Berikut ini penjelasan lengkapnya:
  • Mencegah penyakit jantung koroner
Jus jeruk nipis dapat menurunkan kadar lemak jahat yang bersembunyi di pembuluh darah jantung. Kadar lemak, apabila tidak terkontrol, berperan dalam terjadinya penyakit jantung koroner.
  • Mengurangi risiko stroke
Menurut American Heart Association, konsumsi jeruk nipis dapat menurunkan risiko stroke sebesar 19%.
  • Menurunkan pertumbuhan bakteri
Jus jeruk nipis mempunyai efek antibakteri dan anti jamur. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jus jeruk nipis dapat menurunkan pertumbuhan bakteri kolera di dalam tubuh.
  • Menurunkan kambuhnya asma
Konsumsi jus jeruk nipis juga dapat menurunkan kambuhnya asma pada beberapa orang.
  • Menghindari terjadinya anemia
Defisiensi zat besi merupakan penyakit yang banyak ditemukan pada beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal tersebut dapat menyebabkan beberapa penyakit, salah satunya adalah anemia. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, maka hal ini akan memicu tubuh menyerap zat besi secara maksimal.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Makanan yang kaya akan vitamin C dan antioksidan lain dapat membantu sistem kekebalan tubuh kita melawan kuman penyakit. Dengan terus mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur, maka kesehatan kita juga akan lebih terjaga.
  • Menambah kelenturan kulit
Vitamin C dapat mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh paparan cahaya matahari, menurunkan terjadinya kerutan wajah, dan menambah kelenturan kulit. Hal ini dikarenakan konsumsi jeruk nipis secara teratur dapat menambah kadar kolagen di dalam kulit.
Apabila Anda menderita maag dan ingin minum air jeruk nipis, sebaiknya konsumsilah sesudah makan. Jeruk nipis memiliki rasa asam dan bisa menyebabkan keluhan saluran cerna karena meningkatkan asam lambung
sumber : klikdokter.com

telegram