Hati-hati Bila di Kulit Anda Ada Bercak Putih Seperti Panu Namun Terasa Baal (Mati Rasa), Segera Periksakan Kedokter

BWA – SEDEKAH KEMANUSIAAN. HATI-HATI BILA DI KULIT ANDA ADA BERCAK PUTIH SEPERTI PANU NAMUN TERASA BAAL (MATI RASA), SEGERA PERIKSAKAN KE DOKTER UNTUK MENGETAHUI PENYAKIT YANG SEBENARNYA SERTA DAPAT DIAMBIL TINDAKAN YANG TEPAT. ITULAH PESAN YANG DISAMPAIKAN AHMAD FAUZI (50 TAHUN).
Dulu, warga  Jalan Bekasi Timur Raya, Kelurahan Cipanang Besar Utara, Jatinegara, Jaktim, menganggap sepele bercak itu, hingga akhirnya menjadi masalah yang serius! Bukan hanya mengancam diamputasinya anggota tubuh tetapi juga dampak sosial yang tidak bisa dianggap sepele.
Masalah itu dirasakannya setahun setelah menikah. Sepulang kerja, tiba-tiba seluruh badannya bengkak-bengkak dan meriang, yang kemudian membuat kedua kaki (dari mata kaki ke bawah) dan kedua tangannya (dari siku ke jari) baal semua alias tidak merasakan apa-apa lagi. Setelah diperiksakan ke dokter ternyata positif kusta, yang gejala awalnya muncul bercak putih di lengannya.
Seingatnya, bercak putih itu muncul ketika ia masih duduk di sekolah menengah.  “Bercak putih itu mirip panu, namun permukaannya sedikit keset dan baal saat dipegang seperti kena es,” ujarnya seraya membiarkannya.
Malang nasibnya, ketika perusahaannya tahu Ahmad terkena kusta, ia malah dikeluarkan dari pekerjaan dengan alasan khawatir menular pada karyawan yang lain. Ia pun menjalani masa karantina selama 3 tahun di RS Sitanalala khusus penderita kusta di Tangerang. Sedangkan istrinya dititipkan kepada orangtuanya.Selama masa karantina itu, sang istri Eti (45 tahun) tabah menanti. Walau mereka harus terpisah sementara, namun itu semua mereka terima dengan hati ikhlas sebagai ujian dari Allah SWT.
Pada 1994, Ahmad dinyatakan sembuh oleh dokter  dan tak perlu ada anggota tubuh yang diamputasi. Ia pun dipersilakan menjalani kehidupan rumah tangganya seperti biasa. Walau sudah sembuh, tapi ternyata baalnya tidak hilang, ia juga sulit mendapatkan pekerjaan karena orang masih merasa takut tertular. Akhirnya mulai saat itu dia mengumpulkan barang rongsokan dan menjadi pekerjaan tetap  selama ini untuk menghidupi seorang istri dan ke-3 anaknya.
Suatu hari ketika memulung, ia melihat kedua telapak kakinya bernanah, ketika diperiksa ternyata di dalamnya ada paku. “Saya tak merasakan apa-apa saat paku tersebut menancap, ketahuan ketika keluar nanah,” akunya.
Kondisi lukanya nampak cukup mengerikan. Luka tersebut berbentuk lubang berdiameter 2 cm dengan kedalaman 1 cm sehingga dagingnya terlihat jelas.
Untuk meringankan beban keluarga Ahmad Fauzi, Badan Wakal Al-Qur’an (BWA) melalui program Sedekah Kesehatan (SK) mengajak kaum Muslimin bersedekah, sehingga lukanya dapat segera ditangani dokter —untuk mengantisipasi masalah yang lebih serius. Dan tentu saja pahala yang berlimpah Allah SWT curahkan kepada kita semua karena telah membantu sesama, apalagi saat ini bulan Ramadhan, saat pahala amal shalih dilipatgandakan sebanyak-banyaknya.
Sumber : https://www.islampos.com/inna-lilallahi-bercak-putih-di-lengan-ahmad-itu-ternyata-284873/
telegram