Tahukah Kamu Kenapa Bayi Yang Dibawa Pengemis Selalu Tertidur? Ternyata ini Alasannya

Beradam.com - Apakah kamu pernah melihat pengemis yang menggendong bayi ? Saat ini sudah banyak sekali para pengemis wanita yang menggendong bayi saat meminta-minta dijalanan. Saat melihat bayinya banyak orang yang merasa kasihan dan akhirnya memberi pengemis tersebut uang.
Nah, pernahkah kamu melihat bayi yang dibawa oleh pengemis tersebut selalu tidur ? Ya, memang hampir semua bayi yang dibawa oleh pengemis selalu tertidur dan tidak pernah menangis.
Padahal jika dipikir-pikir bayi setiap harinya pasti ada saatnya ia menangis, apa lagi dibawa dalam cuaca yang panas, pastinta bayi akan menangis karena merasa tidak nyaman. Tapi, berbeda dengan bayi yang dibawa pengemis, bayi tersebut selalu tertidur dan tidak pernah menangis.
Lalu, tahukah kamu kenapa bayi yang dibawa pengemis selalu tertidur ?
Sebenarnya, bayi yang dibawa oleh para pengemis tersebut sudah diberi obat bius atau bahkan alkohol agar selalu tertidur dan tidak mengganggu aktivitas mereka. Sering juga bayi yang dibawa oleh pengemis sudah meninggal karena pemberian obat keras yang tidak cocok untuk bayi.

Seorang wartawan yang bernama Matthew Solo, mencoba mengamati aktivitas para pengemis yang membawa bayi selama sebulan. Ia mendapatkan bahwa bayi yang dibawa oleh pengemis tersebut merupakan bayi hasil curian yang kemudian diberi obat bius agar selalu tertidur saat dibawa.
Dari hasil pengamatan Matthew juga sering mendapati seorang pengemis yang membawa bayi yang berbeda setipa harinya. Hal ini dikarenakan bayi tersebut meninggal dunia dan akhirnya ia mencari bayi lain lagi untuk dibawa ke esokan harinya.
Hal ini sangat miris sekali sobat, tapi inilah fakta yang terungkap dari para pengemis yang membawa bayi saat meminta-minta kepada orang dijalanan.
Bayi yang tak berdosa harus menjadi korban orang-orang yang tak bertanggung jawab hanya untuk mendapatkan sejumlah uang. Cara ilegal mereka ini sudah membuat banyak ibu kehilangan bayinya.
Sumber : http://palingseru.com/
telegram