[BACA INI] Kisah Malaikat Izrail Mencabut Nyawanya Sendiri!!!

Kisah malaikat Izrail mencabut nyawa sendiri menarik untuk dibaca. Izrail adalah seorang malaikat disuruh Allah SWT untuk mencabut nyawanya sendiri. Bagaimanakah rasanya jika Malaikat pencabut nyawa mencabut nyawanya sendiri? mengapa ruh Izrail tidak dicabut oleh malaikat lain? ya karena yang dicabut nyawanya adalah ya malaikat izrail itu sendiri. Karena begitu taatnya malaikat kepada Allah SWT, maka dicabut nyalah nyawanya sendiri itu.
Seperti kita ketahui bersama, Malaikat Izrail adalah malaikat yang diberi tugas oleh Allah SWT sebagai malaikat pencabut nyawa. Kelak pada saat Kiamat tiba dan Malaikat Israfil yang meniupkan terompet sangkakala, maka nanti kiamat akan terjadi. Saat itu semua yang hidup akan mati.
Pada hari kiamat itu tiba, Malaikat Israfil akan tiup terompet sebanyak tiga kali.
  • Tiupan ke 1 untuk menakuti siapa saja yang hidup.
  • Tiupan ke 2 untuk mematikan segala makhluk yang ada di bumi.
  • Tiupan ke 3 untuk membangkitkan segala yang mati.
Ketika sangkakala ditiup oleh malikat Israfil, maka matilah semua makhluk, kecuali malaikat Jibril, Izrail, Israfil, dan Hamalatul Arsy.
Lalu Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Izrail untuk mencabut roh-roh semua malaikat-malaikat di atas. Dan malaikat Izrail melaksanakan perintah Allah SWT tersebut.
Setelah ketiga malaikat tadi sudah dicabut, giliran Malaikat Izrail, hanya ada Allah SWT dan malaikat Izrail saja setelah itu.
Allah SWT berfirman : “Hai Malaikat Maut(Izrail), tidakkah kamu mendengar FirmanKu, Kullu Nafsin Dza’iqatul maut, tidakkah engkau tahu setiap yang bernyawa itu akan merasakan mati.”
Allah SWT berfirman lagi : “Aku jadikan engkau untuk tugas itu dan engkau juga harus mati.”
Dalam riwayat lain diceritakan bahwa ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail untuk mencabut nyawanya sendiri. Maka pergilah Malaikat Izrail ke sebuah tempat antara surga dan neraka. DI tempat itulah Malaikat Izrail mencabut rohnya sendiri.
Saat rohnya dicabut, maka menjeritlah Malaikat Izrail dengan sangat keras, bahkan dengan jeritannya itu bila masih ada makhluk yang hidup, maka dia akan binasa, karena jeritannya super dahsyat.
Malaikat Izrail berkata : “Kalaulah aku tahu bagaimana sakitnya saat roh dicabut, maka aku sudah barang tentu akan mencabut roh orang-orang mukmin dengan cara yang paling lembut sekali.”
Setelah Malaikat Izrail mati, maka tinggal Allah SWT sajalah yang Maha Berdiri, Maha Esa, Maha Berkuasa, Maha dan Maha lainnya.
Manusia Dibangkitakan. Nah, setelah hanya Allah SWT saja yang eksis, maka Allah SWT kemudian menghidupkan Malaikat Israfil dan Hamalatul Arsy. Allah SWT memerintahkan Malaikat Israfil untuk meletakkan terompet sangkakala di mulutnya, menunggu perintah Yang Maha Kuasa selanjutnya (belum ditiup).
Kemudian malaikat ketiga yang dihidupkan Allah SWT adalah Malaikat Jibril, dan yang keempat Malaikat Mikail. Dan setelah Malaikat Jibril dan Mikail dihidupkan
Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril dan Malaikat Mikail untuk pergi ke makam Rasulullah SAW dengan membawa perhiasan-perhiasan dari surga dengan mengendarai BUROQ (Sejenis hewan tunggangan Rasulullah SAW pada saat Isra’ Mi’raj). Kemudian Allah SWT menghidupkan Nabi Muhammad SAW, barulah kemudian semua manusia dihidupkan.
Semua manusia keluar dari dalam perut bumi dalam keadaan telanjang bulat, berjalan menuju Tuhan mereka. Kemudian mereka (manusia) berhenti di suatu tempat selama 70 tahun dan Allah SWT membiarkan mereka. Hanya isak tangis, banjir air mata hingga sampai mulut manusia itu sendiri.(HR Abu Hurairah RA).
Demikian kisah malaikat Izrail mencabut nyawanya sendiri.
Semoga bermanfaat...
Sumber : http://postshare.co.id/archives/20727
telegram