Inilah 7 Alasan Kenapa Orang Jawa Selalu Bisa Diterima di Mana pun Mereka Berada, Bantu Share Ya Guys!!!!!!!

Tidak hanya Medan atau Madura, orang-orang Jawa dikenal juga sebagai perantau yang ulung. Buktinya, mereka ada di mana juga. Mulai dari ujung barat hingga timur Indonesia. Alasannya sendiri macam-macam, tidak tahu karena domisili pasangan sampai untuk maksud peroleh nasib yang lebih baik. Nah, keunikan orang Jawa waktu merantau ini yaitu sambutan terhadap mereka yang benar-benar terbuka dengan kata lain di terima. 
Ya, di mana juga, orang Jawa selalu disenangi beberapa orang sekitarnya. Bahkan kita cukup jarang mendengar orang Jawa rantauan berbuat rusuh atau lakukan anarkisme-anarkisme. Orang Jawa di besarkan dengan nilai-nilai. Serta berikut yang mereka pegang sebagai dasar hidup, di mana juga mereka ada. 

Nah, berikut adalah beberapa alasan mengapa Wong Jowo selalu bisa memperoleh hati banyak orang-orang di sekitarnya. 

1. Orang Jawa Kalem serta Lebih Suka Ngalah 

Seperti Medan yang keras atau orang Timur yang bicaranya tinggi, orang-orang Jawa juga populer akan ciri khas mereka yang kalem. Karena sifat yang seperti ini bikin mereka bisa meluluhkan hati. Apalagi Jawa yang kita bicarakan yaitu Solo yang notabene populer dengan kalemnya yang mengagumkan. 

Bukan hanya sifatnya yang kalem, orang Jawa cenderung suka mengalah. Misalnya, waktu ada masalah, biasanya orang Jawa akan berdamai, setidaknya dengan dirinya sendiri. “Sudah, telah, daripada nambah masalah lebih baik ngalah saja, ” kurang lebih seperti itu. Sayangnya, karena ciri-ciri yang seperti ini terkadang orang Jawa jadi mudah dimanfaatkan. 

2. Orang Jawa Selalu Enteng Tangan 

Apabila yang ini mungkin saja general, namun sukai membantu juga yaitu ciri khas orang Jawa. Sukai membantu sudah ditanamkan pada sebagian orang Jawa mulai sejak mereka kecil. Orang-tua selalu mengajarkan untuk membantu siapa juga dalam kondisi apa pun. 

Bahkan terkadang tak perlu sampai kita ngomong, orang Jawa biasanya akan segera menawarkan pertolongan mereka. Baiknya lagi, orang Jawa takkan sensi apabila kita memohon tolong berulang-kali. “Oh, ndak ayah kan memang harus sama-sama tolong menolong, ” sekian yang akan mereka katakan waktu kita sungkan karena bolak balik minta tolong. 

3. Orang Jawa Ahli Dalam Membaur 

Semangat kebersamaan orang Jawa harus disadari mengagumkan. Mereka begitu ahli bersosialisasi dan letakkan dirinya. Di tanah rantauan juga sekian, sebagian orang Jawa popular begitu mudah untuk kenal dan lantas cepat tergabung dalam komune orang-orang. 

Guyub yakni arti Jawa yang pas tepat untuk perilaku ini, dan ini bermakna rukun dalam kebersamaan. Sebisa-bisanya sebagian orang Jawa akan selekasnya masuk dalam lingkup beberapa orang setempat sekian mereka menempati tempat baru. Sikap sok kenal sok dekat mereka memang kadang-kadang nyebelin untuk sebagian orang, tetapi ini yang menjadikan kita cepat akrab dengan orang Jawa. 

4. Mereka Miliki Sopan Santun 

Orang Jawa dan sopan santun memang seperti tidak bisa dilepaskan, karena memang sekianlah mereka. Coba perhatikan waktu orang Jawa lewat di depan orang banyak, pasti mereka akan sedikit membungkukkan badannya sambil katakan permisi. Permasalahan bhs juga demikian, walaupun di tanah rantauan mereka tidak memakai bhs Jawa, sebagian orang ini selalu melemparkan kalimat dengan apik dan santun. 

Orang Jawa juga memahami ketetapan. Waktu di tanah rantauan dilarang ini dan itu, sebisa-bisanya mereka akan mematuhi hal semacam itu. Kecuali karena status mereka sebagai pendatang. Banyak hal sebagai berikut yang buat mereka selanjutnya disukai sebagian orang di banyak tempat. 

 BACA JUGA : 

TOLONG DI SEBARKAN !! Begitu Bangun, Suami Meninggal Dan Istri Harus Diamputasi, Hanya Karena Hal Sepele Ini…

5. Pemalu serta Raja Sungkan 

Memang tak umumnya orang Jawa jago dalam membaur, sebagian lagi makin banyak diam. Hal sejenis ini sebenarnya juga yaitu implikasi dari sikap bawaan mereka yang sopan dan kalem sampai menghasilkan ciri-ciri pemalu dan sungkan. 

Walaupun demikian, biasanya ciri-ciri pemalu dan sungkan yang dipertunjukkan sebagian orang Jawa hanya pada awal pertemuan. Waktu sudah akrab mereka akan berlaku alami. Tetapi, tetaplah untuk beberapa hal mereka akan berkepanjangan dengan sikap itu. 

6. Tukang Jawa Suka Menyapa 

Berkaitan dengan sikap SKSD orang Jawa, mereka juga popular akan kebiasaan gemari menyapa. Bukan hanya waktu berpapasan di jalan, tetapi juga waktu kita tak punya niat lewat depan rumah mereka. Sekian baiknya, kadang-kadang mereka akan mengajak kita masuk ke rumah untuk hanya bercakap, plus ditemani singkong hangat dan kopi. 

Mereka juga seringkali berinisiatif untuk menyapa lebih dahulu. Memang sudah semacam insting manusia untuk kerjakan apa pun agar bisa diterima, termasuk dengan menyapa ini. Dan orang Jawa kerjakan hal semacam itu dengan sempurna. 

7. Orang Jawa Cantik dan Ganteng 

Tak dipungkiri apabila bentuk fisik yakni alasan kuat lain kenapa seseorang disukai. Orang Jawa juga kompliti sifat-sifatnya dengan paket fisik yang aduhai. Yang wanita biasanya cantik dan prianya juga ganteng. 

Hal sejenis ini dapat buat mereka makin gampang untuk diterima di tanah rantauan. Bahkan cukup banyak tuh gadis-gadis terpikat dengan pria Jawa yang ada di tempat mereka atau sebaliknya. Bahkan sampai ada yang menikah dan selanjutnya menetap di tanah rantauan sampai akhir hayat. 

Alasan-alasan tersebut yang bikin orang Jawa disukai di mana juga mereka tinggal. Sebenarnya masih tetap ada banyak ciri-ciri lagi yang sama juga dengan mereka, seperti demikian menghormati yang lebih tua serta aplikasi dari banyak falsafah hidup yang unik. Salah nya adalah makna Terimo ing Pandum atau mensyukuri apa yang ada. Masing-masing orang punyai sifatnya semasing, tergantung bagaimana langkahnya kita mengaturnya. Terutama di tempat baru yang notabene berbeda kultur dengan kita. Permasalahan itu, mungkin saja saja tak ada salahnya apabila kita sedikit belajar sebagian ciri-ciri orang Jawa di atas.

Sumber : http://www.kesehatan-media.com/2016/09/inilah-7-alasan-kenapa-orang-jawa.html?m=1
telegram