Sungguh Kejam!! Karena Ternak Peliharaanya Mati, Ayah Tiri Dan Ibu Kandung Tega Siksa Anak Hingga Babak Belur

Pasangan suami istri (pasutri) Ew (38) dan Sr (36), warga Jalan Cikditiro, Gang Melati I, Kelurahan Sumberrejo, Kemiling, Bandar Lampung, menganiaya anaknya sendiri NR (3), hingga lengan kirinya mengalami patah tulang dan kedua mata nya lebam .

Selain itu, NR juga mengalami luka lebam dibagian mata kanan dan kiri, pipi kiri, kepala, dan luka memar pada bagian kemaluannya akibat pukulan benda tumpul.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Hari Nugroho, kepada Lampung Post menjelaskan perbuatan tersebut telah dilakukan ibu kandung dan ayah tiri sang anak selama 1 tahun terakhir dan semakin intens menyiksa korban NR dalam 3 bulan terakhir.

Penyiksaan yang dilakukannya itu berupa pemukulan menggunakan perkakas rumah tangga seperti sapu, tang, dan palu. Salain itu korban menerima pukulan menggunakan kayu dan bambu.
"Tersangka pernah menyiksanya mengoleskan balsem ke mata korban, serta mengancam korban akan dipukul menggunakan kunci inggris," urainya di Mapolresta, Selasa (13/9/2016).

Atas perbuatan itu, Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Tanjungkarang Barat meringkus kedua pasutri itu di tempat yang berbeda pada Senin (12/9/2016) lalu. "Sr, ibu kandung dari korban kami amankan di Talangpadang, Tanggamus, sedangkan EW kami bekuk di Lampung Selatan," ujar Hari.

Atas perbuatan itu keduanya kami jerat dengan Pasal 80 ayat (1) dan (2) UU RI No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. "Tindakan mereka ini sudah lebih kelewatan dari yang seperti biasanya," pungkasnya Kapolresta.

Dihadapan petugas dan Lampung Post, tersangka Sr mengaku dirinya kesal dengan anak dari hasil pernikahan ke-2 nya itu yang selalu berbuat nakal dan menyiksa bebek peliharaan ayah tirinya.

"Waktu memperbaiki ember yang bocor, anak saya itu bertingkah nakal, lalu saya pukul jari jempol kakinya dengan palu. Saya juga cabut giginya dengan tang. Anaknya tidak bisa diomongin, kalau dinasehati malah kami yang diremehin pak, makanya kami pukul," kata wanita yang telah 3 kali menikah itu.

Selain itu, tersangka Ew mengaku kesal karena bebek indukan dan anak bebek peliharaannya disiksa hingga mati oleh NR. "Bebek saya banyak yang mati karena dipukulin anak saya. Kasihan bebek saya di injek-injek, jadi saya pukul sama paralon dan kayu," kata dia.

Ew mengaku memukul anak tirinya itu juga dengan kursi plastik hingga kursi yang menjadi barang bukti di Polresta itu pecah. Kemudian anus korban pun ditusuk menggunakan jarum. ?Istri saya juga memelintir tangan anak saya hingga patah, agar anak saya itu ngaku kalau sudah pukulin Bebek saya, kata pria  beternak Bebek itu.


Sumber : http://www.sebarkanberita.com/2016/09/karena-ternak-peliharaanya-mati-ayah.html

BACA JUGA : 
Gadis Kembar Tewas Setelah di Cekoki Minuman Keras Dan Di Perkosa Secara Bergilir
Kisah Nyata: Jenazah Seorang Gadis yang Ditiduri Penggali Kubur. Simayit Dikubur Dalam Junub!
telegram