Viral!! Perokok Diturunkan dari Kereta, Ketegasan Petugas Tuai Pujian dan Tidak Ada Ganti Rugi

Jakarta - Di media sosial tengah ramai diperbincangkan, seorang pria diturunkan dari gerbong kereta api karena merokok. Ketegasan petugas diapresiasi.

Dilihat detikcom, Senin (19/9/2016), di video itu disebut seorang penumpang KA Jayabaya diturunkan di stasiun yang bukan tujuannya karena merokok di dalam gerbong. Belum diketahui kapan dan di mana video ini diambil.

Di video itu, tampak seorang pria berseragam putih dan memakai dasi sedang berdebat dengan sekelompok pria di dalam gerbong kereta. Seorang pria di antaranya tampak menolak diturunkan di stasiun yang bukan tujuannya karena merokok. Teman-temannya ikut melakukan pembelaan.


Petugas itu kemudian bertindak tegas dengan tetap meminta penumpang yang merokok itu turun. Dia juga meminta rekan-rekan pelaku tak usah ikut campur.

"Yang punya masalah cuma satu orang, jangan yang lain ikut-ikutan. Paham. Bapak tahu aturan kan?" hardik petugas ini kepada rekan-rekan pelaku yang merokok.

"Kalau tahu aturan ya sudah, diam! Urus kepentingan masing-masing, udah, jangan memperpanas masalah," sambungnya tegas.

Pria yang merokok ini kemudian turun. Rekan-rekannya kemudian lagi-lagi 'mengompori' agar pelaku meminta ganti rugi tiket karena diturunkan bukan di stasiun tujuan.

Namun lagi-lagi, petugas ini menghardik rekan-rekan pelaku. Dia meminta agar pelaku komplain saja ke humas PT KAI di stasiun tersebut.

"Yang lain tolong diam! Jangan memperpanas masalah," ucapnya.

Akhirnya pelaku pergi, tidak diketahui ke mana, namun diduga melapor ke humas PT KAI di stasiun tersebut. Rekan-rekannya hanya menyaksikan kepergian pelaku tanpa ikut turun sambil menanyakan apa pelaku punya uang atau tidak.

Ketegasan petugas yang menurunkan penumpang kereta yang merokok di dalam gerbong ini menuai pujian di media sosial. Identitasnya sendiri belum diketahui.

Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin sudah dimintai pendapat soal video ini dan mengaku belum tahu kapan dan di mana peristiwa ini terjadi. Dirinya akan mencari tahu. Tapi Agus menegaskan bahwa merokok di dalam gerbong kereta dilarang. Aturan itu sudah lama disosialisasikan. 
(hri/tor)


Sumber : http://news.detik.com/berita/
telegram