Duet Maut Antara Maling dan Korban, Sang Maling Tewas Ketusuk Pisau

Mendengar ada suara mencurigakan di bagian dapur rumahnya pada Selasa (22/11) tengah malam, Syamsiono (39) langsung mengecek isi rumah karena khawatir akan disatroni maling. Firasat Syamsiono ternyata benar, bahkan dirinya sempat adu jotos dengan pelaku sebelum akhirnya pelaku tewas di tempat dengan luka tusukan dibagian perut sebelah kiri.
Kasus perampokan maut ini terjadi pada Selasa (22/11) lalu sekira pukul 23.30 WIB. Pelaku adalah Zainal Abidin warga Kijang Makmur Kecamatan Tapung Hilir, sedangkan korbannya adalah Syamsiono (39) bersama istrinya Sri Wati (39) alamat Dusun Bukit Indah RT09 RW 03 Desa Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang.
Semetara pelaku diduga bernama Zainal Abidin, identitasnya baru diketahui dan kita sudah hubungi pihak keluarga pelaku. Saat ini kita lagi menunggu keluarganya yang nantinya kita serahkan pelaku kepada keluarga untuk dimakamkan," jelas Kasat Reskrim Polres Kampar - AKP Bambang Dewanto.
Kejadian ini bermula, ketika ketika istri korban bernama Sri Wati (39) sedang tidur dan mendengar suaminya berteriak. Lalu korban keluar dan melihat suaminya sedang berkelahi dengan pelaku di dapur dekat cucian piring. Kemudian istri korban membantu suaminya, akan tetapi istri korban dijambak oleh pelaku. Selanjutnya Sri keluar dari rumah dan meminta bantuan kepada warga sekitar.
Secara spontan, warga datang dan menolong istri korban dan melihat pelaku telah terbaring di lantai dapur rumah korban. Suami korban kemudian dibawa ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri sebanyak 2 lubang dan istri korban mengalami luka sayat di tangan sebelah kiri dibawah siku akibat benda tajam. Sementara pelaku tewas di TKP akibat luka tusuk di bagian perut sebelah kiri, luka sayat di jari sebelah kiri, luka sayat paha sebelah kiri dan kanan," terang Bambang.
Diperkirakan, pelaku masuk melalui rumah kosong dengan memanjat plafon kemudian membuka genteng. Kemudian pelaku berjalan di atas genteng menuju ke rumah korban dan membuka atap genteng sebanyak 2 lembar, kemudian masuk ke dalam rumah melalui lubang kontrol," jelasnya.
Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti yaitu sebilah pisau diduga milik pelaku, tas ransel berwarna cokelat merk Polo, lakban warna hitam, sendal pelaku, Hp X 2 merk Nokia warna silver, jam tangan Pelaku dan tali nilon warna merah merah.
Kemudian jenazah pelaku dibawa ke RSUD Bangkinang untuk dilakukan Visum Et Revertum. "Sementara kita juga selidiki lebih lanjut kasus ini, apakah pelaku sendiri atau bersama rekannya," ujar Kasat. AZ (detakriaunews)
telegram