Sungguh Biadab..!! Tentara Myanmar Hancurkan Masjid Dan Paksa Muslim Rohingnya Makan Saat Puasa

Sungguh perbuatan biadab dan tidak punya peri kemanusian sedikitpun. Tidak ada toleransi di saat umat islam jadi minoritas. Tidak berlakunya Demokrasi dan toleransi jika muslim jadi monoritas di dalam mayoritas kafir.
Sungguh menyedihkan nasib sodara kita muslim di myanmar, yang semestinya mereka dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk dan tenang sebagai pemeluk agama, Justru penyiksaan dan kebiadaban yang mereka terima ditengah gemuruh slogan propaganda toleransi dan demokrasi yang di agung-agungkan oleh beberapa kafir di penjuru dunia.

Nyatanya Toleransi dan demokrasi tidak berlaku untuk umat muslim di belahan bumi ini. Apalagi bila telah jadi kaum minoritas. Demokrasi ternyata hanya standar ganda kafir untuk melemahkan dan

tipudaya mereka agar kita umat islam terpecah belah jadi lemah. hingga mereka dengan mudah dapat menghancurkan kita.

Lihat kelakuan biadab Tentara-tentara kafir myanmar yang memaksa saudaara kita muslim Rohingya untuk memakan makanan di waktu mereka lagi berpuasa. apakah ini yang namanya toleransi dan demokrasi itu. Mereka Muslimin Rohingya di buruh dan di siksa. mesjid-mesjid dan bebrapa rumah mereka di leburkan dan Al Qur'an di bakar, Hingga mereka terpkasa tidak lagi miliki rumah hingga lari jadi pengunsi keberbagai penjuru dunia.

Sungguh tidak adil dunia ini pada mereka para sodara kita muslimin Rohingya. sesaat kita sebagai moyoritas selalu melindungi mereka sebagai minoritas.

Ya Allah berikanlah kekuatan dan lindungilah Mereka sodara kami muslimin Rohingya dari kebiadaban kafir latnat umat budha kafir myanmar.

Laporan Sodara Balya al aqsa

sumber : https://kamubingit.blogspot.co.id/2016/07/sungguh-biadab-tentara-myanmar.html
telegram