Inilah 10 Fakta Mengejutkan Pembunuhan Sadis di Pulomas, Dekat Dengan Jokowi... No.9 Tak di Sangka-sangka Ternyata!!

Fakta pembunuhan sadis Pulomas Jakarta Timur mengejutkan banyak orang. Sebab, korban pembunuhan sadis itu bukan sembarangan orang. Dia adalah Dodi Triono, pengusaha yang dikenal dekat dengan Presiden Jokowi.

Selain Triono, lima orang lainnya meninggal dalam perampokan sadis di rumah mewah Dodi yang beralamat di Jalan Pulomas Utara, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Para korban disekap dan dimasukan ke sebuah kamar mandi berukuran 2×1 meter.

Berikut ini 10 fakta pembunuhan sadis di Pulomas Jakarta Timur yang dirangkum pojoksatu.id.

1. Korban Ditusuk, Disetrum, dan Disekap di Kamar Mandi

Ketika pertama kali ditemukan oleh aparat kepolisian, tak semua korban di aksi pembunuhan sadis meninggal. Dari 11 orang yang disekap, enam masih bernyawa dan lima meninggal di lokasi.

Yang meninggal adalah Dodi Triono (59), Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, serta dua sopir bernama Yanto. Sedangkan Tasrok sang sopir masih sempat selamat. Tapi akhirnya meninggal juga di perjalanan. Sehingga yang selamat hanya M Yaitu Emi (41), Zanette Kalila Aazaria (13), Santi (22), Fitriyanim (23) dan Windy (23).

Di lokasi, khususnya di tubuh Dodi, polisi mendapati luka tusuk dan badannya seperti tersentrum. Dia juga yang terparah keadaannya karena ditumpuk di paling bawah saat ada di kamar mandi. Sehingga ada kemungkinan aksi penyentruman dan penusukan terjadi sebelum penyekapan.

2. Pelaku Menggunakan Golok dan Senjata Api

Aparat menduga para pelaku pemmbunuhan sadis menggunakan senjata api dan senjata tajam dalam melakukan aksinya. Meski memang tidak ada bekas luka tembak di tubuh para korban.

Tapi luka tusuk ada di tubuh Dodi yang bekerja sebagai arsitek itu.



Informasi menggunakan pistol dan senjata api ini diketahui dari pembantu rumah tangga yang selamat dari insiden itu

“Keterangan pembantu, ada dua yang menodong korban pakai pistol dan satu lagi bawa golok,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan di lokasi, Selasa (27/12).

Pelaku kata dia, datang pada Senin (26/12) sore. Saat itu, yang menjadi korban penodongan adalah Yanto, sopir dari Dodi.

“Dari keterangan pembantu yang selamat, saat itu Yanto baru mau mengeluarkan mobil, saat baru buka pagar kemudian datang para pelaku,” ucap dia.

3. Dodi Triono Dibunuh Ketika Istri Ketiga Hamil Tua


Dodi Triono adalah pengusaha property atau developer. Dia seorang duda dan punya enam anak dari dua istri sebelumnya, yaitu Dewi dan Almianda Shafira.

Dodi cerai dengan Dewi istri pertama sejak 6 tahun silam. Kemudian menikahi Shafira, namun cerai sejak tiga tahun lalu.
Nah, setahun silam, dia dikabarkan menikah siri dengan wanita muda. Dan kini wanita itu tinggal di sebuah apartemen.

Kabarnya, wanita cantik itu tengah hamil tua mengandung anak Dodi. Ini terlihat dari sejumlah foto-foto yang didapati di Instagram. Di mana Dodi tampak bersama wanita muda yang cantik dan hamil tua sekira tujuh bulan.

4. Istri Ketiga Dodi Triono Model Cantik, Usianya Baru 19 Tahun

Istri ketiga Dodi Triono bernama Elsya Agnesya Kalangi. Dia akrab disapa Agnes. Namun ada pula yang biasa memanggilnya Elsya. Dia berprofesi sebagai model dan baru berusia 19 tahun. Agnes juga diketahui berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Agnes, sapaan akrab Agnesya Kalangi, sempat mendatangi Rumah Sakit Kartika, Pulomas, untuk menengok putri Dodi Triono yang selamat, yakni Zanette Kalila Azaria.

Di RS Kartika, Agnes juga bertemu dengan istri kedua Dodi Triono, Almyanda Shafira, yang telah bercerai dengan Dodi 1,5 tahun lalu. Di RS itu, Agnes juga bertemu dengan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda.

“Istri ketiganya baik, Mbak Agnesya. Dia sangat cantik, rambutnya panjang. Cantik, cantik banget. Dia ngobrol sama saya lumayan lama. (Istri) ketiga dan kedua datang ke rumah sakit. Istri ketiga tinggal serumah dengan Pak Dodi,” kata Erlinda, Rabu (28/12/2016).

Agnes lahir di Makassar pada 7 April 1997. Ia menjadi model di beberapa majalah gaya hidup sejak 2013. Agnes saat ini sedang mengandung anak pertama dari perkawinannya dengan Dodi Triono.

“Istri kedua (Sapphira) titip pesan ke saya untuk cek kondisi istri ketiga Pak Dodi karena dia sedang hamil tujuh bulan. Pasti kan syok banget,” ujar Erlinda.

5. Pelaku Todong Korban Pakai Senjata Api

Pelaku pembunuhan sadis di Pulomas nampaknya sudah tahu akan Dodi dan keluarganya. Dan perencanaan pelaku sangat matang.
Rumah korban sangatlah mewah, dan dipastikan tingkat keamanan sangatlah tinggi. Baik kamera pengintai dan petugas kemanan selalu berjaga.

Namun, pelaku tetap bisa masuk dengan menodongkan senjata api. Dan pelaku nampaknya telah mengetahui kapan jam santai di kediaman pelaku.

Bahkan, rekaman kamera pengintai dikabarkan telah dibawa kabur oleh pelaku. Sehingga akan sulit bagi petugas untuk mengetahui pelaku, meski masih ada sejumlah korban yang selamat.

6. Dodi Triono Bukan Orang Sembarangan

Penelusuran sementara, Dodi bukan orang asing di lingkungan sekitarnya. Dia seorang kepala RT baik hati meski berasal dari keluarga mampu.

“Pak Dodi (korban) orangnya yang sosialis, sangat bersosialisasi banget. Beliau sering memberikan santunan anak yatim, pengajian, dan acara lainnya, agamanya bagus. Sangat dikenal baik kalau di sini. Orang yang mudah ditemui, dan juga berbaur sama siapa aja. Di lingkungan ini sangat mengenal sosok beliau yang baik,” kata Wiransyah (34), salah satu warga.

Dalam pekerjaan, dia juga bukan orang sembarangan. Dodi diketahui seorang pengusaha yang punya background pendidikan arsitek. Bahkan baru-baru ini, Dodi memenangkan tender proyek di kawasan Senayan. Disebut-sebut proyek itu terkait renovasi bangunan Gelora Bung Karno (GBK).

“Dia pimpinan proyek di Senayan,” kata kerabat Dodi bernama Dewi, sambil menambahkan tidak bisa memastikan apakah ada motif dendam atau hal lain.

7. Dodi Triono Diyakini Dekat dengan Jokowi


Dodi Triono diketahui diketahui punya hubungan baik dengan Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai gubernur DKI. Saat itu Jokowi mengajak Dodi makan bersama. Bahkan, Dodi Triono juga pernah berkunjung ke Istana Negara dan foto bareng dengan Jokowi.

“Pak Jokowi baru jadi gubernur satu bulan saja langsung makan malam sama Pak Dodi, sama saya bareng. Dia dapat ucapan dari Jokowi ‘mas apa yang bisa saya bantu?’. Diundang makan itu dulu sama Pak Dodi. Berarti punya kedekatan kan ya. Saya yakin punya kedekatan,” ujar Ketua RW 16 Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Abdul Gani, yang ikut saat proses penyelamatan korban.

8. Pembunuh Sadis Dodi Triono Sopir Angkot Bekasi-Bantargebang

Ramlan Butarbutar, terduga pelaku pembunuhan sadis di Pulomas, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, ternyata berkeseharian sebagai sopir angkot. Ramlan bersama dua orang pelaku lain diringkus pada Rabu (28/12) di kontrakannya di Bekasi.

Baca Juga : 
Terkuak!! Inilah Sosok Sang Otak Pembunuhan Sadis di Pulomas Tertangkap di Rumahnya, Ternyata ...

“Dia sopir angkot K-11 rute Terminal Bekasi-Bantargebang,” kata tetangga Ramlan, Ibu Silaban (36) di lokasi penangkapan, Jalan Raya Siliwangi, Gang Kalong, Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi.

Menurut Silaban, Ramlan tinggal di kontrakan tersebut sejak dua tahun terakhir. Warga tahunya Ramlan belum beristri tapi memiliki pacar yang kerap datang ke kontrakannya.

“Orangnya seperti warga biasa enggak seperti penjahat. Dibilang ramah ya ramah, baik ya baik,” kata Silaban.

9. Motif Pembunuhan Sadis Bukan Dendam atau Persaingan Bisnis


Motif pembunuhan sadis keluarga Dodi Triyono di Kawasan Pulomas, Jakarta Timur, bukan karena dendam, persaingan bisnis, maupun persaingan antar istri. Tapi murni perampokan yang disertai tindak kekerasan.

“Jelas itu perampokan disertai penyekapan dan pembunuhan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, M Iriawan, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta, Rabu (28/12).


Baca Juga : Merinding Bacanya!! Kesaksian Penjaga Kubur Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Pulomas...

Iriawan membantah kalau pelaku pembunuhan satu keluarga itu adalah berasal dari orang suruhan. Karena mereka terbukti menggambil barang berharga milik korban. “Bukan pembunuh bayaran,” katanya.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan aparat kepolisian, empat handphone, satu tas cokelat, topi abu-abu, jam tangan merek Rolex, empat lembar uang Thailand, uang Dolar Amerika Serikat dan uang Rupiah dengan total Rp 9,3 juta.

10. Kapolri Kenal Pelaku Pembunuhan Sadis di Pulomas

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku mengenal dengan salah satu pelaku pembunuhan keluarga Dodi Triono (59), yaitu Ramlan Sibutarbutar.

“Saya semalam sudah dikasih tahu oleh tim lapangan bahwa pelaku Ramlan. Ohh ini pemain lama pelaku 365 (pencurian dengan kekerasan). Saat saya Kasat Serse di Polda Metro Jaya dia dikenal dengan nama Porkas dan sekarang main lagi,” kata Tito di Mabes Polri, Rabu (28/12/2016).

Tito juga mengungkapkan, bahwa Ramlan yang pincang itu bersama komplotan memiliki modus mengikat dan melakban korbannya.

“Dia beroperasi di hari libur, kalau ada pagar terbuka, kelompok ini langsung masuk,” ujarnya.

Tito mengatakan, Porkas dikenal di dunia hitam. Biasanya kelompok ini nongkrong di Bekasi dan Pulogadung. Sementara untuk motif yang menyebabkan enam tewas dan lima kritis, sambungnya akan dijelaskan oleh Kapolda Metro Jaya.(pojoksatu)
loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Inilah 10 Fakta Mengejutkan Pembunuhan Sadis di Pulomas, Dekat Dengan Jokowi... No.9 Tak di Sangka-sangka Ternyata!!